Manajemen Pagelaran Seni Pertunjukan pada Festival Bambu Heritage di Desa Bandar Klippa Kabupaten Deli Serdang

Penulis

Kata Kunci:

festival budaya, manajemen seni pertunjukan, bambu, heritage, seni pertunjukan

Abstrak

Festival budaya berbasis heritage memerlukan pengelolaan yang terstruktur agar mampu mencapai tujuan pelestarian budaya, penguatan partisipasi masyarakat, dan keberlanjutan kegiatan. Festival Bambu Heritage di Desa Bandar Klippa, Kabupaten Deli Serdang, merupakan festival budaya yang mengintegrasikan seni pertunjukan dengan isu pelestarian bambu sebagai warisan budaya dan sumber daya alam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pagelaran seni pertunjukan pada Festival Bambu Heritage serta mengkaji pengaruh penerapan manajemen tersebut terhadap penyelenggaraan festival. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan utama ketua pelaksana festival serta informan pendukung dari pengisi acara seni pertunjukan. Analisis data dilakukan secara kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen pagelaran seni pertunjukan diterapkan melalui fungsi perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, serta pengendalian dan evaluasi. Penerapan manajemen yang terstruktur berkontribusi terhadap keteraturan jadwal, kelancaran pertunjukan, dan keterlibatan berbagai pihak, meskipun masih ditemukan kendala pada aspek koordinasi teknis, fasilitas pendukung, dan disiplin waktu. Penelitian ini menegaskan pentingnya manajemen pagelaran seni pertunjukan dalam mendukung keberhasilan festival budaya berbasis heritage dan memberikan implikasi praktis bagi penyelenggaraan festival serupa di masa mendatang.

Referensi

Anggayasti, U. H. (2025). Penguatan ekonomi lokal di desa Muncar melalui pengembangan desa wisata berbasis ekonomi kreatif. Telukawur Journal of Legal Community Empowerment, 1(1). https://doi.org/10.14710/telukawur.1.1.53-66

Asra, R. G., & Merry, M. (2024). Manajemen Seni Pertunjukan Geratri Festival sebagai Wadah Membangun Ekosistem Seni di Kota Batam. Jurnal Tata Kelola Seni, 10(1), 25-43. https://doi.org/10.24821/jtks.v10i1.11811

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Fajar, R. U., & Yuwana, S. (2021). Manajemen Organisasi Seni Pertunjukan Sanggar Baladewa Surabaya. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, 8(1), 114-127. https://doi.org/10.38048/jipcb.v8i1.120

Fikri, A. (2025). Peran Event Management dalam Meningkatkan Daya Tarik Pariwisata Kota. Jurnal Pariwisata dan Hospitality (JPH), 1(2), 9-19.

Firdaus, S. (2021). Implementasi Fungsi Manajemen Seni Pertunjukan Pada Komunitas Seni Hitam Putih Padangpanjang. Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 13(2). https://doi.org/10.36928/jpkm.v13i2.650

Ihsan, R., Kiawan, A., & Utama, A. A. (2024, June). Tata Kelola Festival Budaya Sumbawa 2023 Oleh Komunitas Festival Budaya Sumbawa. In Prosiding Seminar Nasional ADPI Mengabdi Untuk Negeri (Vol. 5, No. 1, pp. 86-93). https://doi.org/10.47841/semnasadpi.v5i1.136

Kalista, R. D., Kasmahidayat, Y., & Sudirman, A. (2025). Manajemen Pertunjukan Wayang Wong Cirebon Lakon Sumantri Ngenger di Sanggar Seni Setiya Negara. Ringkang: Kajian Seni Tari dan Pendidikan Seni Tari, 5(1), 79-88. https://doi.org/10.17509/ringkang.v5i1.80809

Miles, M. B. & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. Thousand Oaks.

Modjo, A. S., Faqih, A., Pontoiyo, F., Syam, M. A., Alio, L., Baderan, D. W. K., & Hasim, H. (2025). Modal Sosial Masyarakat Terhadap Jasa Ekosistem Ikan Cumi di Teluk Tomini: Studi Festival Sejuta Cumi. J-CEKI: Jurnal Cendekia Ilmiah, 4(2), 92-100. https://doi.org/10.56799/jceki.v4i2.7391

Natonis, R. J. I. (2023). Pengelolaan Manajemen Sanggar Nuca Lale. JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(7), 4734-4742. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i7.1879

Nurdin, N. (2020). Manajemen sanggar seni tari tradisional Dinda Bestari di kota Palembang. Besaung: Jurnal Seni Desain dan Budaya, 5(1). https://doi.org/10.36982/jsdb.v5i1.1800

Pratiwi, S. K., Munte, M. E., Togatorop, R. G. T., Rahman, S. O. N., & Kasmahidayat, Y. (2024). Integrasi Seni dan Pendidikan dalam Manajemen Pertunjukan Festival Tanjungjaya 2024: Pemantik Desa Wisata untuk Berkesenian dan Berbudaya. KOLEKTIF: Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran, 1(2), 195-214. https://doi.org/10.70078/kolektif.v1i2.49

Prastiawan, I., Suroso, P., Widiastuti, U., Nugrahaningsih, R. H. D., & Satria, T. D. (2021). Pendampingan Kelompok Seniman Jawa Deli dalam Mengelola Instrumen Musik Dodok pada Pertunjukan Seni Reog. Gondang, 5(2), 235-240. https://doi.org/10.24114/gondang.v5i2.29799

Purnomo, H., & Subari, L. (2019). Manajemen Produksi Pergelaran: Peranan Leadership dalam Komunitas Seni Pertunjukan. Satwika: Kajian Ilmu Budaya dan Perubahan Sosial, 3(2), 111-124. https://doi.org/10.22219/satwika.v3i2.9951

Rany, M. O. (2025). Manajemen Seni Pertunjukan “Prodigy Student Performance” oleh Prodigy Music Academy. Repertoar Journal, 5(2), 179-192. https://doi.org/10.26740/rj.v5n2.p179-192

Yuisman, F. B., & Misnawati, D. (2025). Penerapan Pola Komunikasi Organisasi dalam Pelaksanaan Festival Band Competition 2024 oleh Bidang Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Kota Palembang. Bersama: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(1), 10-18. https://doi.org/10.61994/bersama.v3i2.884

Diterbitkan

20-01-2026

Cara Mengutip

Manajemen Pagelaran Seni Pertunjukan pada Festival Bambu Heritage di Desa Bandar Klippa Kabupaten Deli Serdang. (2026). Journal of Cultural Studies, 1(1), 1-12. https://journals.conferixpublishing.com/index.php/JoCuS/article/view/1