Gendang Seluk pada Masyarakat Karo di Desa Gunung Kecamatan Tigabinanga
Penyajian dan Fungsi dalam Ritual Adat
Kata Kunci:
etnomusikologi, Gendang Seluk, masyarakat Karo, fungsi musik, musik ritualAbstrak
Gendang Seluk merupakan salah satu bentuk musik ritual masyarakat Karo yang masih dipraktikkan hingga saat ini, khususnya dalam upacara adat Kerja Tahun dan ritual Ndilo Wari Udan di Desa Gunung, Kecamatan Tigabinanga, Kabupaten Karo. Musik ini tidak hanya berfungsi sebagai pengiring upacara, tetapi juga memiliki makna simbolik, sosial, dan spiritual yang mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penyajian Gendang Seluk serta fungsi-fungsinya dalam kehidupan masyarakat Karo di Desa Gunung. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara mendalam dengan tokoh adat, tokoh spiritual, pemusik, dan masyarakat, serta dokumentasi pelaksanaan Gendang Seluk. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan merujuk pada teori fungsi musik Alan P. Merriam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyajian Gendang Seluk dilakukan secara terstruktur melalui urutan repertoar mari-mari, diden-diden, odak-odak, perkabang kiung, penganjak, dan silengguri sebagai puncak ritual. Meskipun terjadi adaptasi instrumen melalui penggunaan keyboard, fungsi utama Gendang Seluk tetap dipertahankan. Gendang Seluk berfungsi sebagai media ekspresi emosional, perlambangan ritual dan spiritual, sarana sosial dan hiburan, simbol adat, serta sarana kesinambungan budaya. Penelitian ini menegaskan bahwa Gendang Seluk merupakan peristiwa musikal yang hidup dan dinamis dalam sistem adat masyarakat Karo.
Referensi
Bupu, H. (2025). Etu Sebagai Totalitas Seni Pertunjukan Ritual: Telaah Struktur Syair, Wujud Musikal, Koreografi, dan Fungsi Properti. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(3), 80-85. https://doi.org/10.57218/jupeis.Vol4.Iss3.1631
De Fretes, D., & Listiowati, N. (2020). Pertunjukan Musik dalam Perspektif Ekomusikologi. Promusika, 8(2), 109-122. https://doi.org/10.24821/promusika.v8i2.4636
Fouk, A. Y., & Santoso, I. B. (2025). Kajian Fungsi Nyanyian Kawen dalam Upacara En Heser di Desa Aitoun Kecamatan Raihat Kabupaten Belu Nusa Tenggara Timur. PROMUSIKA, 13(2), 147-161. https://journal.isi.ac.id/index.php/promusika/article/view/16748
Lantigimo, E. M., & Sari, J. I. (2025). Spiritualitas Ekologi Melalui Musik: Suatu Kajian Terhadap Peran Himne STT GKE Bagi Peningkatan Spiritualitas. Jurnal Teologi Pambelum, 4(2), 83-95. https://doi.org/10.59002/jtp.v4i2.112
Merriam, A. P. (1964). The anthropology of music. Evanston, IL: Northwestern University Press.
Merriam, A. P. (2013). Definitions of “Comparative Musicology” and “Ethnomusicology”: An Historical-Theoretical Perspective 1. In Ethnomusicology (pp. 235-250). Routledge. https://doi.org/10.4324/9780203063347-21
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1984). Qualitative data analysis: A sourcebook of new methods. Beverly Hills, CA: Sage Publications.
Nababan, J. P., & Purba, M. (2024). Deskripsi Fungsi dan Interaksi Simbolik Gendang Si Sangkar Laus dalam Upacara Kematian Ncayur Ntua Pada Masyarakat Pakpak Bharat. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 14320-14338. https://doi.org/10.31004/innovative.v4i3.12212
Nelson, R., Purba, M., & Ginting, P. P. (2025). Music Transformation of Gondrang Sipitu-pitu in Simalungun Community. Resital: Jurnal Seni Pertunjukan, 26(1), 167-194. https://doi.org/10.24821/resital.v26i1.15410
Nettl, B. (2005). An ethnomusicological perspective. International Journal of Music Education, 23(2), 131-133. https://doi.org/10.1177/0255761405052407
Rival, L. (2021). Trees, from symbols of life and regeneration to political artefacts. In The social life of trees (pp. 1-36). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003136040-1
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kualitatif. Bandung, Indonesia: Alfabeta.
Unduhan
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Ahmad Brema Perangin-Angin, Pulumun Peterus Ginting (Author)

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
